Merawat Anak Anda setelah Sirkumsisi/Sunatan

Satu hal yang pasti menjadi perhatian orangtua adalah bagaimana merawat penis anak setelah sunat atau sirkumsisi. Tulisan berikut dirangkum dari percakapansehari-hari dengan orangtua dan pasien seputar perawatan pasca khitan/sunat.


Setelah selesai operasi, biasanya penis dipasang perban (tiap dokter memiliki pilihan sendiri). Setelah 24 jam, maka perban ini dapat dibuka sendiri di rumah, dan tidak perlu dipakai lagi.

Terkadang, setelah disunat anak seperti “menahan” kencing. Jika anak tidak buang air kecil dalam 8 jam setelah disunat, bawalah ke petugas kesehatan untuk dicek.

Setelah sirkumsisi/sunat, adalah normal jika disekitar penis kelihatan bengkak, kadang bengkak cukup hebat sehingga glans penis sampai kelihatan tertutupi oleh kulit penis. Namun jika bengkak mereda, penis akan tampak normal saja.

Sering pula tampak luka bekas sunatan kelihatan “basah” dan menjadi kekuatiran orang tua. Sebetulnya, “basah” tersebut akibat tubuh kita memang normalnya mengirimkan cairan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh- jadi ya jangan dimusuhi! ini normal saja.  Sepanjang cairan berwarna jernih, tidak berbau atau tampak keruh seperti nanah- tidak perlu kuatir. Biasanya, akan timbul “keropeng” di sekitar penis yang sebetulnya adalah krusta yang mengering dan bercampur dengan salep antibiotik. Hal ini juga normal, dan nanti akan mengering dan dapat dibersihkan saat mandi (jangan sekali-kali dipaksa!).

Jika ada seperti titik perdarahan juga wajar, asalkan tidak terus menerus. Jika berdarah terus menerus maka bawalah ke petugas kesehatan!

Setelah operasi, anak bisa dimandikan biasa, namun penis cukup dilap saja dengan kain basah kemudian dikeringkan. Salep antibiotik dioleskan sehari 2 kali di sekitar bekas luka.Setelah 3 hari, maka penis sudah dapat terkena basah (mandi).  Selain itu, ada pula antibiotik dan antinyeri yang harus diberikan kepada anak beberapa hari setelah sunat. Setelah sunat kadang anak merasa lebih nyaman dengan memakai sarung atau T-shirt yang longgar.

PENTING: Jika Anak anda mengalami pendarahan terus menerus sehabis disunat atau tampak keluar cairan yang berbau tidak sedap, HUBUNGI petugas kesehatan

Post a Comment